Breaking News

‎PT. Bineca Mega Utama (BMU) Fokuskan Perbaikan Pilar Jembatan Cipam Lama, Bukan Proyek Jembatan mangkrak Target Selesai Akhir Desember .‎



‎Sukabumi — Pekerjaan perbaikan Jembatan Cipam Lama saat ini terus dikebut oleh PT Bineca Mega Utama (BMU). Proses rehabilitasi jembatan lama tersebut dilakukan sebagai langkah penguatan struktur, terutama pada bagian pilar bawah yang diketahui telah mengalami kerusakan dan bolong di beberapa titik.

‎Major Operasional PT BMU, Iman Firmansyah, menjelaskan bahwa pekerjaan ini bukan pembangunan jembatan baru, melainkan murni reservasi atau perawatan jembatan lama. Ia menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam proyek jembatan baru di kawasan tersebut.

‎ “Ini reservasi, pekerjaan perbaikan jembatan lama. Fokus kami memperkuat bagian bawah, khususnya pilar yang sudah ada kerusakan. Jadi bukan jembatan baru, kami tidak terkait dengan proyek jembatan Cipam Baru,” pungkas Iman.

‎Iman menyebut pengerjaan perbaikan memiliki batas waktu yang cukup ketat. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum pergantian tahun atau maksimal akhir Desember.



‎ “Waktu kami sangat mepet. Pekerjaan ini harus selesai sebelum masuk tahun baru. Kondisinya pekerjaan kecil tapi sangat sulit, ditambah cuaca seperti sekarang,” terangnya.

‎Selain cuaca, arus lalu lintas di jalan nasional juga menjadi tantangan tersendiri. Karena padatnya kendaraan, penggunaan alat berat hampir tidak memungkinkan.

‎ “Tidak mungkin menaruh alat berat di atas jembatan karena risiko kemacetan sangat besar. Akhirnya banyak pekerjaan dilakukan secara manual, dan itu membuat metode kerja lebih mahal,” tambahnya.

‎Untuk bisa memulai pengecoran beton, aliran sungai di bawah jembatan harus dikeringkan terlebih dahulu. Pekerjaan tersebut membutuhkan pembuatan kisdam sebagai penghalang air sementara.

‎Di sisi lain, ada sejumlah jalur utilitas milik PLN dan PDAM yang harus dipindahkan terlebih dahulu sebelum galian untuk pengamanan air hujan dapat dilakukan.

‎“Galian belum bisa kami laksanakan karena jalur PLN dan PDAM harus diamankan. Kalau PLN tersentuh, risikonya besar. Jadi kami menunggu penataan selesai dulu,” jelas Iman.

‎Proyek perbaikan Jembatan Cipam Lama ini berada di bawah kewenangan Kementerian PUPR melalui PMU. Adapun nilai anggarannya berkisar Rp 2,1 miliar.



‎“Ini dari Kementerian. Anggarannya sekitar dua koma sekian. Untuk detail pastinya ada di bagian perencanaan,” katanya.

‎Iman kembali menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab terhadap jembatan lama, bukan proyek jembatan baru yang saat ini masih mangkrak.

‎ “Kami tidak terlibat sama sekali dengan jembatan baru. Fokus kami hanya Cipam Lama, perbaikan dan penguatan,” ujarnya.

‎Diharapkan Mendukung Mobilitas dan Keamanan yang padasarnya Perbaikan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar jembatan lama tetap mampu menahan beban kendaraan, termasuk alat berat yang kemungkinan melintas pada proyek-pembangunan jembatan sebelahnya.


‎Aconk Kupluk

© Copyright 2022 - Investigasi Online