Breaking News

MPLS SMA Negeri 1 Parungkuda Tanam 25 Pohon di Monumen Bojongkokosan Bentuk Perduli Terhadap Penghijawan Lingkungan

 



Sukabumi .–Investigasi Online.com.//

Selasa 21 Juli 2026. Semangat menjaga kelestarian lingkungan mewarnai penutupan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Parungkuda, Kabupaten Sukabumi,Melalui kegiatan Aksi Ekologi, ratusan peserta didik diajak menanam pohon, menjaga kebersihan, dan membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

Kegiatan yang merupakan implementasi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus selaras dengan program pemerintah pusat melalui konsep MPLS Ramah dan Panca Waluya ini dipusatkan di Monumen Palagan Bojongkokosan. Sementara itu, seluruh sekolah peserta juga melaksanakan kegiatan serupa di lingkungan sekolah masing-masing.


Kepala SMA Negeri 1 Parungkuda, Hj. Dian Rosdiana, S.Pd., M.Ak., mengatakan bahwa aksi ekologi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

"Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan kepedulian siswa agar lebih mencintai lingkungan, menjaga kebersihan, mencintai tanaman, dan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.


Menurut Dian, sekolah berharap kebiasaan sederhana seperti memungut sampah yang berserakan, merapikan lingkungan, serta menjaga kebersihan dapat menjadi karakter yang melekat pada setiap siswa.

"Harapannya, ketika mereka melihat sampah langsung dipungut, ketika melihat sesuatu yang tidak rapi langsung dirapikan. Kebiasaan baik ini diharapkan terus terbawa hingga di rumah maupun di tengah masyarakat," tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 25 pohon bekerja sama dengan komunitas Cisadane Resik sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


Dian menjelaskan, untuk Kabupaten Sukabumi terdapat dua lokasi utama pelaksanaan aksi ekologi, salah satu nya di Monumen Palagan Bojongkokosan  yang hadir di lokasi Monumen Bojongkokosan merupakan perwakilan dari dua gugus wilayah Parungkuda dan sejumlah sekolah lainnya, sementara sekolah lain tetap melaksanakan kegiatan di sekolah masing-masing.


Kegiatan ini dihadiri Camat Parungkuda Asep Sumantri, S.IP., M.Si., unsur Forkopimcam,Babinsa koramil parungkuda ,anggota polsek Parungkuda, pimpinan Monumen Palagan Bojongkokosan, pengawas KCD Wilayah V Jawa Barat.


Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Parungkuda berharap nilai-nilai Panca Waluya tidak hanya menjadi materi selama MPLS, tetapi benar-benar menjadi karakter yang tertanam dalam diri peserta didik sehingga mampu melahirkan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.



Reporter :Rio Julianto

© Copyright 2022 - Investigasi Online