Purwakarta - Kegiatan evaluasi dan penanganan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lingkungan SPPG Yayasan Gunung Sari, Kecamatan Bungursari, Purwakarta dengan kode identitas YFK2ISVB telah selesai dengan baik sesuai dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi inisiatif besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia secara merata(03/08/2026)
Namun, di balik operasional dapur MBG yang masif, terdapat tantangan penting yang sering kurang diperhatikan, yaitu pengelolaan air limbah dapur. Limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas memasak, mencuci bahan makanan, hingga pembersihan peralatan memiliki potensi besar mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Oleh karena itu, sesuai peraturan Badan Gizi Nasional Nomor 1 Tahun 2026 tentang Sisa Pangan, Sampah dan Air Limbah Domestik Program Makan Bergizi Gratis
penerapan IPAL dapur MBG sesuai regulasi menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara operasional program dan keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini difokuskan pada penanganan masalah air limbah yang sebelumnya berbau dan tampak keruh, yang kini telah dinyatakan kembali ke kondisi normal.
Agus Sugeng, Penanggung Jawab (PIC) IPAL dari Yayasan Gunung Sari Purwakarta, menyampaikan, bahwa "Kami telah melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap sistem IPAL. Terkait kondisi air yang sebelumnya keruh dan menimbulkan bau tidak sedap, saat ini permasalahan tersebut sudah dapat diatasi dan tidak terjadi lagi." Ucapnya.
Diaiai lain M. Yatin, Teknisi IPAL dari CV Cahaya Alam Lestari, selaku pihak yang melaksanakan penanganan teknis, menjelaskan rincian langkah dan bahan yang digunakan sesuai dengan standarisasi
"Kami telah melakukan pembersihan menyeluruh pada unit IPAL. Bahan-bahan yang digunakan antara lain: Natrium Hidroksida (NaOH) untuk menetralkan kadar pH air dari angka 4 menjadi 6; Ecco Bakteri Plus untuk menguraikan bahan organik, sehingga air menjadi jernih sekaligus menghilangkan bau; serta Anti Busa yang berfungsi menghilangkan pembuihan pada air limbah. Seluruh rangkaian penanganan ini telah kami laksanakan secara nyata dan langsung, dan hasilnya sudah dapat terlihat."tandasnya.
Dengan telah dilaksanakannya perbaikan dan penyesuaian tersebut, Pencemaran Lingkungan pengolah limbah berminyak dan berlemak dari dapur sehingga tidak mencemari sistem air tanah dan saluran pembuangan dan kualitas air limbah yang diolah IPAL SPPG Yayasan Gunung Sari telah kembali memenuhi standar yang diharapkan, jernih dan tidak berbau dalam kegiatan pihak DLH pihak BGN juga, korwil, korcam mengecek langsung yang awalnya di keluhan masyarakat tapi setelah di cek dan di telusuri semua dalam kondisi aman.
Red


Social Header